It’s about time to do the prep

15 Juli 2013 nanti hari perdana Fidel bersekolah. Sebelumnya udah panjang lebar ya bahasan mengenai transisi Fidel dari homeschool menjadi bersekolah formal.

Kita daftar di beberapa sekolah yg menurut orang favoritnya Jakarta Timur, dan Fidel lulus di semua tes masuk sekolah, tapi akhirnya SD St.Vincentius jadi pilihan kita bersama. Ini dulu sekolah Omanya Fidel, jadi si Oma seneng dan terharu banget cucunya sekolah disitu.

Tes penerimaan untuk masuk SD St.Vincentius di bulan Juli 2013, dilakukan di bulan Oktober 2012. Konon katanya kalau sekolah favorit begitu; saat rata-rata sekolah lainnya belum buka pendaftaran, justru sekolah yg favorit sudah adakan tes penerimaan masuk sekolah.

Waktu ikut tes masuk itu, semuanya bener-bener tanpa persiapan. Kita baru ngungsi dirumah Oma selama dua minggu karena Wangsit kena cacar air. Pulang kerumah ternyata Fidel tetep kena cacar air juga, sehingga waktu tes berlangsung, Fidel dikarantina dikelas tersendiri, tesnya cuma sendirian, tanpa sempat persiapan belajar apa-apa sebelumnya dirumah, dan saat itu dia juga dalam kondisi lagi demam.😦 Kita ikut nemenin, dan boleh duduk tepat diluar ruang kelas karena Fidel lagi sakit, tapi kita juga ga bisa lihat materi tesnya apa dan gimana. Yang jelas, begitu tes selesai, pas wawancara khusus untuk anak, kita dipersilakan untuk balik ke ruang tunggu di ujung depan.

Seminggu setelah tes, pengumuman hasilnya Fidel diterima. Biaya-biayanya langsung dirinci. Untuk angkatan 2013 ini, masuk SD St. Vincentius, biayanya Uang Pangkal 13,5juta. Uang Sekolah 650ribu/bulan.

Uang Pangkal harus sudah dibayarkan 50% nya dalam jangka seminggu dari pengumuman hasil tes masuk. Sisanya bisa diangsur sampai setahun.

Uang Kegiatan satu tahun 800ribu. Uang Komputer satu tahun 500ribu. Uang Lab B.Inggris satu tahun 500ribu. Uang Perpustakaan dibayar satu kali saja 700ribu. Uang UKS/UKSG juga dibayar satu kali saja 250ribu. Belum ditambah Uang Seragam 731ribu dan Uang Buku Pelajaran 567ribu.

Buku-buku sekolah udah disampul dengan quick film di Gramedia. Harganya untuk kira-kira 20 buku, sekitar 150ribu. Hasilnya bagus banget, rasanya akan awet selama setaun. Sayang, LKS ga bisa disampul quickfilm juga.

Selain itu, masih ada buku agenda 15ribu, dan juga sampul buku tulis each seharga 3500. Sampul buku tulis ini khusus dengan tulisan nama sekolah didepannya. Jadi harus sedia kira-kira 20-25 sampul buku untuk setahun.

Karena sebelumnya Fidel homeschool, jadi banyak juga keperluan yang harus disiapkan. Misalnya, alat tulis, tempat pinsil; tas sekolah; sepatu hitam; ikat pinggang; kotak makan siang; botol minum.

amanya anak kelas satu, pinsil harus sedia lebih dari satu >.<

Namanya anak kelas satu, pinsil harus sedia lebih dari satu >.<

Ini tas skiphop yang semoga cukup kuat ya jaitannya

Ini tas skiphop yang semoga cukup kuat ya jaitannya

Setelah konfirm mau sekolah formal, kita adopsi school at home pakai buku My Pals Are Here, dan rencananya masih akan diterusin buat preparation ambil ijazah Cambridge di umur 17Y nanti

Setelah konfirm mau sekolah formal, maka dari taun lalu kita adopsi konsep school-at-home pakai buku My Pals Are Here, dan rencananya masih akan diterusin buat preparation ambil ijazah Cambridge di umur 17Y nanti

Sampul buku tulis sekolah

Sampul buku tulis sekolah

Seragam taplak meja yang khas Sekolah Katolik. :| Kata Omanya sih dulu bahkan ada jaket khusus dengan lambang sekolah. Jadi kalau udara dingin atau sakit, pake jaket harus yang ada lambang serviamnya juga, weleh2.

Seragam taplak meja yang khas Sekolah Katolik.😐 Kata Omanya sih dulu bahkan ada jaket khusus dengan lambang sekolah. Jadi kalau udara dingin atau sakit, pake jaket harus yang ada lambang serviamnya juga, weleh2.

Yang kanan, sepatu homeschool Fidel, hanya dipake kalau ada acara formal, yang mana juarang banget. Yang kiri, sepatu sekolahnya yang (terpaksa) beli baru karena peraturan dari sekolah bahwa sepatu ga boleh ada warna sedikiiit pun

Yang kanan, sepatu homeschool Fidel, hanya dipake kalau ada acara formal, yang mana juarang banget. Yang kiri, sepatu sekolahnya yang (terpaksa) beli baru karena peraturan dari sekolah bahwa sepatu ga boleh warna warni kayak yang sebelah kanan

Sekarang, tinggal seminggu lagi berselang, persiapan kecil udah selesai. Yang belum, persiapan mental keluarga, yang mana harus bangun pagi, terbiasa dengan tugas dan PR sekolah Fidel yang banyak menghafal, hanya bisa jalan2 dihari libur sekolah, dan banyak lagi. Godspeed.

4 thoughts on “It’s about time to do the prep

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s