Love letter to Fidel & Bella

I wrote this at night.

Lagi merasa melankolis, lagi terhanyut suasana malam yang romantis, sambil denger lagu lagu dari youtube. *Bruno Mars sang Just The Way You Are*

Lahirnya Fidel adalah anugerah buat kita. Fidel hadir dalam suasana gua sama Wangsit mengharapkan lahirnya anak, boleh laki-laki atau perempuan, sama aja, yang penting lahir sehat dan selamat.

Lahirnya Bella adalah surprise buat kita. Bella hadir dalam suasana gua sama Wangsit lagi mensyukuri nikmatnya hidup bertiga. Kita surprise banget dikasih baby lagi secepat itu. Gua resign bulan feb 2011, dan gua ketauan hamil lagi sekitar mid des 2011. Yang lebih membahagiakan ternyata kita dikasih bayi perempuan.

Saat ini kita merasa lengkap dengan keluarga kita yang empat orang. Praise Him. Segala capek pasti ada, tapi semuanya kita jalani, penuh syukur dan sukacita. Salah satu alasan gua ngeblog lagi, adalah semoga isi blog ini bisa menangkap setiap momen yang kita lalui dan rasakan dengan baik, dan bisa dibaca dan dikenang dengan baik oleh anak-anak. Dan, kita sambil berdoa semoga wordpress ga seperti multiply yah, haha. *cemas*

Saat ini I’m feeling writing love letter to them😀

To Fidel:

My dearest son, you are my first born and you will always be. I love you so much and will always do until my sun sets down. Sometimes I have high expectation to you, but then again, I realized that it is more of hopes. I have high hopes for you my baby boy.

Ada enam tahun penuh yang kita lalui bertiga bersama. Kamu memberikan banyak pengertian dan pengorbanan saat aku dan ayah bekerja diluar rumah. Beberapa kejadian yang menimpamu, misalnya: pergantian pengasuh, sikapku dan ayahmu yang belum matang sebagai orangtua, kesepianmu, ketakutanmu, dan banyak hal lain yang mungkin traumatis untukmu dan tidak bisa kami hindarkan dan terjadi padamu. Semoga hal hal negatif tidak membekas padamu, sayang. Aku dan ayah selalu berusaha agar kamu terlindungi dan mengenal dunia sebagai tempat yang indah, tapi menantang. Sehingga pada saatnya nanti, kamu memiliki keberanian untuk mengenal dunia dan memiliki gairah dalam hidupmu.

Fidel, aku dan ayah berharap, apa yang kami lakukan menurutmu adalah sesuatu yang memang seharusnya dilakukan oleh orangtua. Semoga kamu menganggap kami menyayangimu sepenuh hati dan apa adanya, dan bahwa kami berlaku adil terhadapmu, bahwa kami menunjukkan cukup rasa bahagia, bangga, perhatian, pengertian dan penerimaan terhadap dirimu. Semoga kamu akan selalu menganggap kami adalah sahabat, yang bisa kamu bagikan setiap rasa, setiap cerita, setiap tawa dan airmata.

Maafkan aku dan ayah atas hal-hal yang kami lakukan dan itu menyakitkan buatmu. Maafkan aku dan ayah untuk begitu banyak kejadian yang membuatmu merasa tidak diperhatikan, tidak dilindungi, tidak disayang, tidak dimengerti, dan semoga kamu selalu mau memberitahukan kami harapan-harapanmu terhadap kami orangtuamu.

Banyak hal yang berarti yang kamu berikan dan akan selalu kubawa sampai akhir. Setiap pelukan, yang hangat dan erat, setiap saat kamu ingat. Setiap cium, yang langsung ataupun hanya sun jauh saja *bibir monyong2, haha* yang basah dan kering *rasanya sebentar lagi kamu bakal ga mau dicium basah lagi ya, udah gede*

I treasure every night that you always, always wants to cuddle with me, hold me in you arms. I treasure every moments that you always, always sending your love signs with both of your palm. I treasure every scenes that you always, always wants me to see everything that you do, every paintings every lego build everything. All achievements. I hope that you still feel the same way when you are a bit older.

Fidel, kamu perlu tau bahwa buatku, kehadiranmu berarti lebih dari apapun, lebih dari hidupku. Setiap jalan akan menuntunku kembali padamu. Setiap tarikan napas, tak pernah terlewat seuntai doa untuk kamu. Sembari mengamati kamu tertidur disampingku, segala kejadian manis sepanjang hari selalu menerpaku membuatku tidak puas2nya menontonmu tidur. Fidel, I love you, always.

To Bella:

My baby princess, in my wildest dreams, not a glimpse that I could imagine that God is willing to grant me a daughter. Fidel is more like a first love to me, but you, Bella, feels like  my true love. When you arrived, I could never appreciate a baby delivery more than that time. Your presence give me the second chance to say to my mom that I love her that time in the delivery room. Your presence reminds me of who I am, someone’s daughter and that my mother is alive standing right beside me while you’re being born. Your presence means that I have a daughter. Your presence makes me want to fight even more in life. Your presence perfecting so many imperfections.

Bella, saat kutulis surat ini, umur mu baru delapan bulan. Belum begitu banyak yang kamu ingat saat ini, mungkin, tapi ada jutaan cuplikan kisah yang aku dan ayahmu akan selalu ingat sepanjang hidup. Senyum mu, your puppy eyes, that french-bread arm, bakpao cheeks, that babbling sounds, semuanya. Mengingatmu malam2 saat kamu sudah jauh terlelap, rasanya udara menjadi manis, harum kasih sayangmu yang penuh dan tak bersyarat. Membelaimu yang sibuk nenen dipelukanku, membuatku merasa lebih muda duapuluh tahun.

I  treasure every moment. When you smile at me, when you’re sleeping on my breast, when you hold my shirt so tight to tell me you don’t want to let go, when you jiggle left and right backwards when you try to tell me that you’re anxious or excited about something,  when you raise you arms when you see me pass by your crib, when you touch my face, when you stare at me narrowing your eyes but in second those puppy eyes goggle and all of your cheeks pulled up in a very lovable smile.

Bella, saat kamu tambaha besar nanti, semoga kamu tetap merasakan hal-hal yg kamu rasakan terhadap ku dan ayah, segala kasih dan rasa percaya yg tak berbatas. I know that I will always feel the way I’m feeling right now about you, my baby girl, my cutie pie, my sweet pumpkin, my pretty girl, my princess, my daughter.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s